Ceramah · Ahmad Sabiq · Kaidah Dasar Jual Beli dalam Islam

Kaidah Dasar Jual Beli dalam Islam
![]()
![]()
![]()
![]()
(1 vote) | Rate: ![]()
Pemateri : Ustadz Ahmad Sabiq bin Abu Yusuf Lc, hafidzahulloh
Tempat : Masjid Al-Amin Surabaya (Semampir Tengah 3A no 25)
Waktu : Jum’at, 21 Maret 2008 M (ba’da Maghrib – selesai)
Kalau kita melihat umat Islam sekarang ini sudah tidak melihat halal atau haram dalam mencari rejeki. Padahal hal itu sangat mempengaruhi kehidupan kita, baik dalam kehidupan dunia terlebih untuk kehidupan akhirat. Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Allah Subhana wa ta’ala bagus (Maha Baik) dan ALLAH Subhana wa ta’ala tidak akan menerima kecuali dari sesuatu yang baik”
يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ
Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan
Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan, “Seseorang yang berpakaian compang-camping, penuh debu dan sedang dalam perjalanan jauh, mengangkat kedua tangannya ke atas seraya berkata, “Ya Rabbi, Ya Rabbi”, tapi makanannnya adalah makanan haram, minumnya juga minuman haram, dan ia pun dulu diberi makan dengan makanan hasil sesuatu yang haram. Maka bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan?”
Dari sinilah maka pentingnya masalah halal dan haram mencari rejeki secara umum dan masalah jual beli dibahas. Alangkah bagusnya apa yang dikatakan Umar bin khattab radiyallahu ‘anhu “Tidak boleh masuk kedalam pasar, kecuali yang tahu masalah jual-beli”
Sumber : alqiyamah.wordpress.com
